Google Chrome di Android Memiliki Fitur Tersembunyi Yang Cukup Membantu


Beberapa bulan lalu, kami sempat menyebutkan sejumlah tips guna memaksimalkan pemakaian Chrome di Android, supaya kemampuan mengembara internet semakin asik. Kini kami akan menyerahkan lima tips ekstra yang barangkali kamu belum pernah ketahui sebelumnya.

Lima tips inilah terletak secara tersembunyi lewat menu “Chrome Flags”. Menu itu mengandung fitur-fitur yang sifatnya masih eksperimental atau dalam proses pengetesan, beberapanya bahkan masih terdapat yang tidak stabil. Chrome Flags bisa diakses dari peramban di Android maupun Windows PC, dengan mengetikkan “chrome://flags” pada address bar tanpa tanda kutip. Berikut ialah lima tips dan trik guna peramban Chrome di Android yang telah kami uji dan berjalan lumayan lancar.

Memindahkan Adress Bar ke Sisi Bawah Layar

Mungkin ada sejumlah dari kamu yang senang memakai smartphone Android berlayar besar, ataupun layar tinggi dengan rasio 18:9. Dengan begitu, terkadang susah untuk mencapai address bar yang terdapat di sisi atas layar, khususnya saat memakai smartphone dengan satu tangan.

Lewat menu Chrome Flags, kamu dapat memindahkan address bar ke sisi bawah layar dengan mengetikkan “chrome home” pada search bar di dalam Chrome Flags. Setelah ketemu, klik kemudian ubah kedudukan dari “default” ke “enabled”. Akan hadir pop-up “Relaunch Now”, tekan tombol itu dan Chrome akan mengerjakan restart. Jika sesudah restart kesatu, address bar belum pindah ke bawah, maka kerjakan restart ulang dengan memblokir Chrome pada menu multitask.

Setelah address bar pindah ke bawah layar, kamu bisa mengakses bookmarks dan histori dengan melalukan gestur swipe ke atas.

Meningkatkan Kecepatan Menjelajah Internet

Terdapat fitur “Experimental QUIC protocol” pada menu Chrome Flags. “QUIC” sendiri mempunyai kepanjangan yakni “Quick UDP Internet Connection”, bekerja memakai UDP dan mempunyai tingkat latensi lebih rendah dari koneksi TCP. Fitur ini mempunyai sifat eksperimental, dan Google mengklaim kecepatan akses halaman internet bisa meningkat sampai sekitar 3%. Beberapa pemakai yang mengakses YouTube lewat mode QUIC pun melaporkan andai risiko buffer video turun sampai 30%.

Mengaktifkan Opsi Reader Mode Bagi Semua Halaman Web

Fitur laksana Reader Mode bermanfaat untuk menciptakan sebuah halaman web menjadi sederhana dan lebih gampang untuk dibaca, tanpa memperlihatkan iklan atau unsur lain yang mengganggu. Sayangnya, pilihan fitur ini melulu muncul ketika kita mengakses halaman web tertentu saja. Nah, ini dapat ditanggulangi dengan mengolah fitur “Reader Mode triggering” yang terdapat pada menu Chrome Flags dari “default” ke “always”.

Dengan begitu, pilihan “Make page mobile-friendly” bakal selalu hadir pada halaman web apapun. Perlu dikenang jika fitur ini tidak tidak jarang kali bekerja dengan baik untuk seluruh halaman web.

Menyederhanakan Tampilan Menu Tabs

Tampilan menu tabs pada Chrome memang terlihat unik secara visual, dengan satu halaman yang saling menumpuk halaman lainnya. Tetapi urusan itu dapat tidak banyak menyusahkan, terutama saat kamu sedang membuka puluhan tab dan hendak mencari tab tertentu. Fitur “Accessibility Tab Switcher” yang terdapat di menu Chrome Flags dapat menciptakan tampilan tab menjadi lebih simpel, tanpa preview di tiap halamannya.

Mengaktifkan Fitur Zoom Bagi Semua Halaman Web

kamu tentu pernah mendatangi sebuah halaman web yang memakai font terlampau kecil, namun tidak dapat melakukan zoom in. Halaman web mobile banking, misalnya. Supaya tetap dapat diperbesar, kamu dapat mengaktifkan fitur yang terdapat di menu Settings – Accessibility, kemudian pilih “force enable zoom”. Bagi yang satu ini, lumayan diakses dari Settings saja ya, tanpa butuh akses menu Chrome Flags.
Google Chrome di Android Memiliki Fitur Tersembunyi Yang Cukup Membantu Google Chrome di Android Memiliki Fitur Tersembunyi Yang Cukup Membantu Reviewed by akbar on Oktober 11, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.