Inilah 3 Waktu Tepat Pemberian MPASI dan Kegunaannya

Inilah-3-Waktu-Tepat-Pemberian-MPASI-dan-Kegunaannya

Makanan pendamping ASI atau yang lebih dikenal dengan MPASI merupakan makanan yang diberikan kepada bayi selain ASI yang dimulai saat bayi berumur 6 bulan. Pada dasarnya, bayi akan tetap menerima nutrisi dari ASI eksklusif ibunya. Pemberian makanan pada anak ini sebagai nutrisi tambahan yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya. 

Tujuan Pemberian Makanan Pendamping ASI 

Pemberian makanan pendamping ASI ini bertujuan untuk melatih fungsi motorik bayi khususnya otot-otot mulut. Makanan pendamping ASI harus diberikan saat yang tepat. Karena waktu pemberian makanan pendamping ASI ini juga sangat mempengaruhi kesehatan sang bayi. Terlalu cepat atau terlalu lambat memberikan pengaruh terhadap kesehatan bayi itu sendiri. 

Oleh karenanya, pemberian makanan pendamping ASI harus mempertimbangkan kesiapan organ dan kebutuhan nutrisi bayi. Terlalu cepat memberikan makanan pendamping ASI dapat berpengaruh terhadap fungsi pencernaan bayi yang dapat berakibat gangguan pencernaan. Terlalu lambat pun dapat mempengaruhi gangguan pertumbuhan bayi karena kurangnya asupan nutrisi yang diterima sang bayi. 

Usia Ideal Pemberian Makanan Pendamping ASI 

InformASI mengenai usia yang ideal dalam pemberian makanan pendamping ASI pada bayi bisa menjadi panduan bagi para ibu muda dalam memenuhi kebutuhan nutrisi pada bayinya : 

1. Bayi Usia 6-8 Bulan 

Pada usia ini makanan pendamping ASI dapat mulai diberikan. Makanan yang diberikan pun adalah makanan yang sudah dihaluskan sehingga mudah dicerna oleh bayi. Seperti buah pisang yang dihaluskan, bubur nASI dengan tambahan ASI dan dapat menambahkan telur atau sayuran yang telah dihaluskan. Pada usia ini pemberian makanan pendamping ASI diberikan 2-3 kali sehari dengan makanan selingan 1-2 kali sehari. 

2. Bayi Usia 9-11 Bulan 

Pada usia ini, tekstur MPASI mulai lebih solid karena sistem pencernaannya sudah mulai kuat untuk mencerna makanan. Makanan yang bisa diberikan seperti bubur nASI tim, biskuit atau finger food seperti sayuran rebus, buah-buah yang sudah dipotong-potong dan roti bisa jadi pilihan yang mudah dalam penyajiannya. Pemberian makanan pendamping ASI diberikan 2-3 kali sehari dengan makanan selingan 1-2 kali sehari. 

3. Bayi Usia Diatas 12 Bulan 

Pada usia ini pemberian makanan pendamping ASI mulai solid karena sistem pencernaan bayi juga sudah kuat untuk mencerna makanan padat. Namun, bukan berarti bayi bisa langsung diberikan makanan seperti orang dewasa atau makanan yang teksturnya keras dan sulit dicerna. Sebaiknya diberikan secara bertahap agar sistem pencernaan bayi tidak kaget. 

Pada usia di atas 12 bulan, bayi dapat diberikan nASI lembek dengan sumber protein seperti telur, tahu, tempe atau daging tentunya yang sudah dicincang terlebih dahulu agar bayi dapat dengan mudah mengunyah dan mencernanya dengan baik. Pemberian makanan pendamping ASI diberikan 2-3 kali sehari dengan makanan selingan 1-2 kali sehari. 

Makanan Pendamping ASI Yang Tidak Dianjurkan 

Pada bayi yang berusia dibawah 12 bulan sangat tidak dianjurkan untuk memberikan makanan yang keras dan bulat karena akan mengganggu sistem pencernaan bayi dan dapat membuat bayi tersedak saat makan. Pemberian susu sapi dan madu juga sangat tidak dianjurkan pada bayi karena akan membuat bayi kekurangan zat besi dan keracunan botulism. 

MPASI adalah saat yang paling penting dalam proses tumbuh kembang bayi, sehingga para ibu tidak boleh melewatkan masa penting tersebut karena waktu pemberian makanan pendamping ASI sangat mempengaruhi fungsi organ-organ pada bayi dan juga sangat mempengaruhi asupan nutrisi yang bayi terima. Yang paling penting adalah makanan yang diberikan harus disesuaikan dengan umur sang bayi.
Inilah 3 Waktu Tepat Pemberian MPASI dan Kegunaannya Inilah 3 Waktu Tepat Pemberian MPASI dan Kegunaannya Reviewed by akbar on April 21, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.